Arema FC Bungkam Persija 2-0 di GBK Pekan Lalu. Arema FC berhasil membungkam Persija Jakarta dengan skor 2-0 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada pekan lalu, tepatnya dalam laga pekan ke-19 Liga 1 2025/2026. Kemenangan ini menjadi salah satu hasil paling krusial bagi Singo Edan musim ini karena tidak hanya mengakhiri tren buruk mereka di laga tandang, tetapi juga mematahkan dominasi Persija di kandang sendiri. Dua gol yang tercipta di babak kedua melalui skema serangan balik cepat dan situasi bola mati membuat Arema pulang dengan tiga poin penuh. Hasil ini langsung membawa Arema naik ke peringkat 7 klasemen sementara dengan 32 poin, sementara Persija tertahan di posisi 5 dan mulai terlihat tertekan di zona playoff. BERITA TERKINI
Kronologi dan Momen Krusial Pertandingan: Arema FC Bungkam Persija 2-0 di GBK Pekan Lalu
Pertandingan berlangsung cukup ketat di babak pertama. Persija yang bermain di depan ribuan pendukungnya langsung mengambil inisiatif dengan penguasaan bola yang mencapai 62 persen. Macan Kemayoran beberapa kali mengancam melalui umpan terobosan Ryo Matsumura dan tendangan jarak jauh Resky Fandi, namun kiper Arema, Adilson Maringa, tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan krusial. Arema sendiri lebih memilih bermain sabar, menunggu kesalahan lawan, dan sesekali melancarkan serangan balik melalui kecepatan Dedik Setiawan dan Muhammad Rafli.
Babak kedua menjadi milik Arema. Gol pembuka lahir pada menit ke-52 melalui serangan balik cepat. Umpan terobosan dari lini tengah berhasil dikejar Rafli yang kemudian memberikan umpan silang mendatar ke Dedik Setiawan; penyelesaiannya sangat dingin dan membuat skor menjadi 1-0. Persija langsung berusaha mengejar, tapi justru kehilangan fokus di lini belakang. Pada menit ke-68, Arema memanfaatkan situasi sepak pojok: sundulan keras dari bek tengah mereka berhasil menjebol gawang Persija untuk gol kedua.
Setelah tertinggal dua gol, Persija mencoba menekan dengan memasukkan beberapa pemain serang tambahan, namun pertahanan Arema yang kompak dan beberapa intervensi krusial dari lini tengah membuat mereka tidak bisa mencetak gol balasan. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang, memberikan kemenangan penting bagi Arema di markas lawan yang terkenal sulit.
Performa Pemain Kunci dan Kontribusi Tim: Arema FC Bungkam Persija 2-0 di GBK Pekan Lalu
Dedik Setiawan menjadi bintang lapangan malam itu dengan satu gol dan satu assist. Kecepatan serta kemampuan membaca ruang kosongnya sangat menyulitkan bek Persija. Muhammad Rafli juga tampil apik dengan assist dan kerja keras di sisi sayap. Di lini tengah, gelandang bertahan Arema berhasil memutus hampir seluruh aliran bola ke lini depan Persija, sementara kiper Adilson Maringa mencatatkan clean sheet dengan tiga penyelamatan penting.
Bagi Persija, Ryo Matsumura dan Osvaldo Haay menjadi ancaman utama, namun mereka kurang mendapat dukungan dari lini tengah yang terlihat lambat mengisi ruang. Lini belakang Macan Kemayoran juga tampak kehilangan konsentrasi di dua momen krusial yang berujung gol. Secara keseluruhan, Persija mendominasi penguasaan bola (59 persen) dan jumlah tembakan (14 berbanding 9), tapi efektivitas penyelesaian akhir menjadi masalah besar malam itu.
Dampak terhadap Klasemen dan Prospek Tim
Kemenangan ini membawa Arema FC naik ke peringkat 7 klasemen dengan 32 poin dari 20 pertandingan, hanya terpaut beberapa angka dari zona lima besar. Hasil tandang yang positif ini juga memperpanjang tren bagus mereka di luar kandang, di mana sebelumnya sering kesulitan meraih poin penuh. Kemenangan atas Persija di GBK menjadi bukti bahwa tim asuhan pelatih tersebut sudah semakin matang dan siap bersaing di grup atas.
Bagi Persija, kekalahan ini cukup menyakitkan karena terjadi di kandang sendiri dan di depan puluhan ribu pendukung. Mereka tertahan di peringkat 5 dengan 36 poin dan mulai terlihat tertekan oleh tim-tim di belakang seperti Borneo FC dan PSM Makassar. Kekalahan ini juga menjadi catatan bahwa lini belakang harus lebih disiplin dalam menghadapi serangan balik lawan.
Kesimpulan
Arema FC berhasil membungkam Persija Jakarta 2-0 di Stadion GBK pada pekan lalu, hasil yang sangat berarti baik dari segi poin maupun moral tim. Kemenangan ini tidak hanya menambah asa Arema untuk finis di zona atas klasemen, tetapi juga menjadi bukti bahwa Singo Edan sudah semakin matang dan mampu tampil efektif meski bermain di kandang lawan yang sulit. Bagi Persija, kekalahan ini menjadi pengingat bahwa konsistensi di lini belakang dan penyelesaian akhir masih harus ditingkatkan jika ingin tetap bersaing di papan atas. Dengan sisa pertandingan yang masih panjang, kedua tim kini punya tugas masing-masing untuk menjaga momentum. Arema terlihat semakin percaya diri, sementara Persija harus segera bangkit agar tidak semakin tertinggal di perebutan tiket championship series. Pekan lalu menjadi malam milik Arema—dan GBK harus mengakui keunggulan tim tamu.