Arsenal Kemenangan Dramatis di Emirates Stadium. Arsenal berhasil meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Manchester City di Emirates Stadium pada pekan ke-24 Premier League 2025/26, Minggu 2 Februari 2026 malam WIB. Gol penentu dicetak Gabriel Martinelli di menit ke-90+3 setelah Arsenal tertinggal lebih dulu melalui gol Erling Haaland di menit ke-22. Kemenangan ini membawa Arsenal kembali ke puncak klasemen dengan 52 poin dari 24 laga, unggul selisih gol dari Liverpool yang juga mengoleksi 52 poin. Pertandingan ini menjadi salah satu laga paling menegangkan musim ini dan langsung disebut-sebut sebagai penentu gelar juara. BERITA TERKINI
Jalannya Pertandingan yang Penuh Drama: Arsenal Kemenangan Dramatis di Emirates Stadium
Babak pertama berjalan sengit. Manchester City memimpin lebih dulu melalui sundulan Haaland di menit ke-22 setelah memanfaatkan umpan silang Kyle Walker. Arsenal sempat kesulitan membongkar pertahanan rapat City, tapi Bukayo Saka dan Declan Rice terus mengancam dari sisi sayap. Skor 0-1 bertahan hingga turun minum meski kedua tim menciptakan beberapa peluang bagus.
Babak kedua Arsenal langsung menekan tinggi. Pada menit ke-58, Martin Ødegaard menyamakan kedudukan dengan tendangan bebas melengkung yang tak mampu dihalau Ederson. Setelah itu pertandingan semakin terbuka. City hampir kembali memimpin melalui tembakan Phil Foden di menit ke-72 yang masih membentur tiang. Arsenal terus menyerang dan akhirnya mendapatkan hadiah di injury time: Martinelli menerima umpan terobosan dari Leandro Trossard dan melepaskan tembakan keras yang bersarang di pojok kanan gawang. Skor akhir 2-1 setelah wasit menambahkan 5 menit injury time.
Performa Pemain Kunci dan Statistik: Arsenal Kemenangan Dramatis di Emirates Stadium
Gabriel Martinelli menjadi pahlawan malam itu dengan gol penentu di injury time dan kontribusi besar di sisi kiri. Martin Ødegaard tampil sebagai motor serangan dengan 1 gol dan 2 assist potensial, sementara Declan Rice mendominasi lini tengah dengan 5 tekel sukses dan 3 intersep.
Dari kubu City, Erling Haaland mencetak golnya yang ke-19 musim ini, tapi tim kesulitan menciptakan peluang bersih di babak kedua. Statistik pertandingan menunjukkan Arsenal unggul penguasaan bola 54%–46%, tembakan 18–14 (7 on target berbanding 5), serta tendangan sudut 9–6. Arsenal juga berhasil menang dalam duel udara dan pressing tinggi yang memaksa City melakukan 12 kesalahan passing.
Dampak bagi Klasemen dan Prospek
Kemenangan ini membawa Arsenal kembali ke puncak klasemen dengan 52 poin dari 24 laga, unggul selisih gol dari Liverpool (juga 52 poin) dan 3 poin dari Manchester City di posisi ketiga. Hasil ini juga mengakhiri tren tanpa kemenangan Arsenal atas City di Emirates sejak 2022. Mikel Arteta memuji mental tim: “Kami tidak pernah menyerah. Gol Martinelli di injury time adalah buah dari kerja keras seluruh tim.”
Bagi City, kekalahan ini cukup menyakitkan karena mereka sempat memimpin dan mendominasi penguasaan bola di babak pertama. City kini tertinggal 3 poin dari puncak dan harus menang di laga-laga berikutnya agar tidak semakin tertinggal. Pep Guardiola mengakui timnya kurang klinis di paruh kedua: “Kami kehilangan fokus setelah unggul. Arsenal bermain lebih lapar di babak kedua.”
Kesimpulan
Kemenangan dramatis 2-1 Arsenal atas Manchester City pada 2 Februari 2026 menjadi salah satu hasil paling penting musim ini. Gol penentu Martinelli di injury time dan mental juang tim Mikel Arteta membuktikan bahwa Arsenal tetap menjadi kandidat kuat juara Premier League. Bagi City, kekalahan ini menjadi pengingat bahwa gelar tidak bisa diraih hanya dengan dominasi penguasaan bola. Liga Premier musim ini semakin ketat—dan hasil ini sekali lagi membuktikan bahwa tidak ada pertandingan yang sudah pasti sampai peluit akhir berbunyi. Arsenal kembali ke puncak, tapi perjalanan masih panjang.