Arema FC Bungkam Persija 2-0 di GBK Pekan Lalu. Arema FC berhasil mencuri tiga poin penuh dengan cara yang meyakinkan saat bertandang ke markas Persija Jakarta. Pada laga pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (8 Februari 2026) malam, Singo Edan membungkam Macan Kemayoran dengan skor telak 2-0. Kemenangan ini menjadi kejutan karena Arema bermain efektif meski Persija mendominasi penguasaan bola sepanjang pertandingan. Ribuan Aremania yang memadati GBK ikut merayakan, membuat suasana stadion bernuansa biru Arema yang jarang terjadi di kandang lawan. BERITA TERKINI
Dinamika Pertandingan di GBK: Arema FC Bungkam Persija 2-0 di GBK Pekan Lalu
Babak pertama berjalan cukup ketat. Persija sebagai tuan rumah langsung mengambil inisiatif menyerang, tetapi lini pertahanan Arema tampil disiplin. Kiper Muhammad Adi Satryo menjadi pahlawan dengan beberapa penyelamatan krusial, termasuk menggagalkan peluang Gustavo dan Maxwell. Arema sendiri sempat mengancam melalui Gabriel Silva, tapi skor tetap 0-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persija semakin gencar menekan. Beberapa peluang emas diciptakan Joel Vinicius, Dony Tri Pamungkas, dan Thales Lira, namun Adi Satryo kembali berdiri kokoh. Puncaknya pada menit ke-77, Gustavo sempat membobol gawang Arema, tapi wasit Thoriq Alkatiri menganulir gol tersebut setelah tinjauan VAR karena offside dari rekan setimnya.
Arema memanfaatkan momentum itu dengan sempurna. Hanya lima menit kemudian, pada menit ke-82, Gabriel Silva mencetak gol pembuka lewat serangan balik cepat. Ia menggiring bola dari tengah lapangan, melewati dua bek Persija, lalu melepaskan tembakan terukur yang tak mampu dihalau kiper Carlos Eduardo. Gol ini langsung membuat GBK hening sejenak.
Peran Kunci Gabriel Silva dan Taktik Marcos Santos: Arema FC Bungkam Persija 2-0 di GBK Pekan Lalu
Gabriel Silva Costa menjadi bintang utama laga ini dengan mencetak dua gol alias brace. Gol keduanya tercipta pada injury time menit ke-90+11 melalui skema serangan balik lagi. Awalnya sempat dinyatakan offside, tapi VAR mengonfirmasi gol tersebut sah. Penampilan Silva yang klinis ini menunjukkan ketajaman Arema dalam memanfaatkan ruang kosong saat lawan sedang menyerang habis-habisan.
Pelatih Marcos Santos patut diacungi jempol. Taktik bertahan yang rapi dipadukan dengan transisi cepat membuat Persija kehabisan ide. Arema tidak banyak menguasai bola, tapi sangat efektif. Debut atau kontribusi pemain seperti Walison Maya juga disebut memberikan kestabilan di lini tengah. Sementara itu, Persija di bawah Mauricio Souza kesulitan mengubah dominasi menjadi gol. Kekalahan ini terasa pahit karena terjadi di depan puluhan ribu Jakmania.
Implikasi bagi Klasemen dan Persaingan Liga
Hasil ini membawa Arema FC naik ke peringkat kesembilan klasemen sementara dengan 27 poin dari 20 pertandingan. Posisi itu semakin menjauhkan mereka dari zona degradasi dan membuka peluang menatap papan tengah yang lebih nyaman. Bagi Persija, kekalahan ini membuat mereka tertahan di peringkat ketiga dengan 41 poin, semakin jauh dari Persib Bandung yang berada di puncak dengan selisih enam poin.
Kemenangan tandang di GBK ini juga menjadi catatan bersejarah bagi Arema. Selain poin, mental juang tim asal Malang ini semakin terasah. Persija tentu harus segera bangkit karena musim masih panjang dan persaingan di papan atas semakin ketat.
Kesimpulan
Kemenangan 2-0 Arema FC atas Persija Jakarta di GBK menjadi bukti bahwa sepak bola Indonesia penuh kejutan. Singo Edan menunjukkan kedewasaan taktik dan ketajaman klinis, terutama lewat aksi Gabriel Silva. Bagi Persija, ini menjadi pelajaran berharga untuk lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Kini, kedua tim akan fokus pada laga-laga berikutnya dengan semangat yang berbeda: Arema semakin percaya diri, sementara Persija harus segera memperbaiki performa agar tidak semakin tertinggal di papan atas. Sepak bola memang tak pernah kehabisan cerita menarik.