England Pertahankan Trofi Icons of Football 2026. Timnas Inggris berhasil mempertahankan gelar juara Icons of Football 2026 setelah mengalahkan Prancis 3-2 di final yang digelar di Stadion Wembley, London, pada 20 Februari 2026. Turnamen eksibisi tahunan ini mempertemukan tim nasional dengan format pemain legenda dan aktif yang berusia di atas 30 tahun, dan sekali lagi Inggris menunjukkan dominasi di kompetisi bergengsi yang semakin digemari penggemar global. Dengan Harry Kane sebagai kapten dan pencetak gol penentu di menit ke-87, The Three Lions memastikan trofi tetap berada di tangan mereka untuk tahun kedua berturut-turut. Final ini dihadiri lebih dari 82.000 penonton dan ditonton jutaan orang melalui streaming, menegaskan status Icons of Football sebagai salah satu acara persahabatan paling bergengsi di luar kalender FIFA resmi.
Perjalanan Inggris Menuju Final: England Pertahankan Trofi Icons of Football 2026
Inggris memasuki turnamen dengan skuad yang memadukan pengalaman dan kualitas. Di babak grup, mereka mengalahkan Italia 4-1 dan Brasil 2-0, dengan penampilan gemilang dari Wayne Rooney yang masih tajam di lini tengah serta kontribusi Jordan Henderson dalam mengatur tempo. Babak semifinal melawan Spanyol menjadi laga paling ketat; Inggris tertinggal 0-1 hingga menit ke-68 sebelum Raheem Sterling menyamakan kedudukan dan Harry Maguire mencetak gol kemenangan lewat sundulan di injury time. Kane, yang absen di semifinal karena rotasi skuad, kembali menjadi motor utama di final melawan Prancis. Gol-gol Inggris dicetak oleh Phil Foden (menit 22), Declan Rice (menit 55), dan Kane (menit 87), sementara Prancis sempat menyamakan melalui Olivier Giroud dan Kylian Mbappé. Pertahanan Inggris yang solid, dipimpin John Stones dan Kyle Walker, berhasil membendung serangan balik Prancis di akhir laga, memastikan kemenangan tipis tapi pantas. BERITA TERKINI
Highlight Final dan Peran Pemain Kunci: England Pertahankan Trofi Icons of Football 2026
Final Icons of Football 2026 menjadi pertunjukan kelas dunia meski berstatus eksibisi. Foden membuka skor dengan tendangan melengkung indah dari luar kotak penalti setelah menerima umpan Rooney. Prancis menyamakan melalui sundulan Giroud, tapi Rice mengembalikan keunggulan Inggris dengan tembakan jarak jauh yang tak bisa dijangkau kiper Hugo Lloris. Mbappé menyamakan lagi di babak kedua dengan solo run khasnya, sebelum Kane memastikan kemenangan dengan penyelesaian dingin setelah memanfaatkan umpan terobosan Henderson. Kane dinobatkan sebagai man of the match dengan satu gol dan satu assist, sementara Rooney yang berusia 40 tahun mendapat standing ovation saat ditarik keluar di menit ke-75. Atmosfer Wembley luar biasa—para legenda seperti David Beckham, Steven Gerrard, dan Thierry Henry hadir di tribun VIP dan ikut memberikan apresiasi. Turnamen ini juga menonjolkan semangat persahabatan; setelah peluit akhir, para pemain saling berpelukan dan berfoto bersama, menegaskan bahwa Icons of Football lebih dari sekadar kompetisi—ia adalah perayaan sepak bola.
Dampak dan Antusiasme Global
Kemenangan Inggris memperkuat status mereka sebagai tim tersukses dalam sejarah Icons of Football, dengan dua gelar beruntun sejak turnamen ini diperkenalkan kembali pada 2025. Acara ini semakin populer karena menghadirkan pemain-pemain legendaris yang jarang terlihat bermain lagi, sekaligus memberikan kesempatan bagi bintang aktif seperti Kane dan Mbappé untuk bersaing dalam format santai tapi kompetitif. Penonton global mencapai rekor baru melalui platform streaming, dengan peningkatan signifikan dari wilayah Asia dan Amerika Latin. Banyak penggemar memuji konsep turnamen yang menggabungkan nostalgia dan aksi kelas dunia tanpa tekanan kompetisi resmi. Icons of Football 2026 juga berhasil menggalang dana besar untuk amal melalui penjualan tiket dan merchandise, yang sebagian disumbangkan untuk program pengembangan sepak bola pemuda di Inggris dan Prancis. Kemenangan ini menjadi penutup manis bagi musim internasional sebelum jeda menuju Piala Dunia 2026.
Kesimpulan
Inggris sekali lagi membuktikan diri sebagai raja Icons of Football dengan mempertahankan trofi lewat kemenangan dramatis 3-2 atas Prancis di final 2026. Performa Harry Kane, kontribusi para legenda, dan semangat tim yang solid menjadi kunci sukses mereka. Turnamen ini bukan hanya soal trofi, melainkan perayaan sepak bola yang menyatukan generasi pemain dan penggemar dari seluruh dunia. Dengan atmosfer Wembley yang magis dan pertandingan berkualitas tinggi, Icons of Football terus tumbuh sebagai salah satu acara paling dinanti di kalender sepak bola tahunan. Selamat kepada The Three Lions—trofi tetap di rumah. Semoga tahun depan menghadirkan lebih banyak momen epik lagi. Sepak bola memang tak pernah kehilangan pesonanya.