Karir Pemain Casemiro Selama di Man United. Karir Casemiro di Manchester United telah menjadi salah satu babak penting dalam perjalanan kariernya sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik dunia. Pemain asal Brasil ini bergabung dengan klub pada Agustus 2022 dari Real Madrid dengan nilai transfer sekitar 70 juta euro, ditambah bonus. Kedatangannya langsung membawa dampak besar, terutama di musim pertama, saat ia membantu tim meraih trofi EFL Cup (sekarang Carabao Cup) dengan mencetak gol penting di final. Sejak itu, ia menjadi sosok kunci di lini tengah, meski usianya sudah memasuki tahap matang. REVIEW FILM
Pendahuluan: Karir Pemain Casemiro Selama di Man United
Casemiro tiba di Old Trafford dengan reputasi sebagai pemenang serial dari Real Madrid, di mana ia meraih lima gelar Liga Champions. Transfernya ke Manchester United dianggap sebagai langkah berani untuk memperkuat lini tengah yang saat itu membutuhkan kestabilan. Pada usia 30 tahun kala itu, banyak yang mempertanyakan apakah ia masih bisa menampilkan performa terbaik di liga yang lebih kompetitif dan fisik seperti Premier League. Namun, Casemiro cepat beradaptasi, membawa kepemimpinan, kekuatan fisik, dan kemampuan membaca permainan yang luar biasa. Hingga Januari 2026, ia telah tampil dalam 146 pertandingan, mencetak 21 gol, dan memberikan kontribusi signifikan di berbagai kompetisi.
Awal yang Mengesankan dan Trofi Pertama: Karir Pemain Casemiro Selama di Man United
Musim debut Casemiro di Manchester United berjalan mulus. Ia langsung menjadi starter reguler di bawah Erik ten Hag, yang baru saja ditunjuk sebagai pelatih. Gelandang ini membawa keseimbangan di lini tengah, dengan kemampuan merebut bola, distribusi akurat, dan ancaman dari bola mati. Puncaknya adalah final Carabao Cup 2023 melawan Newcastle United, di mana Casemiro mencetak gol penyeimbang sebelum tim menang lewat adu penalti. Gol itu menjadi simbol kehadirannya: selalu muncul di momen krusial. Di Premier League, ia membantu United finis di posisi atas klasemen, meski belum cukup untuk gelar juara. Kontribusinya tidak hanya defensif; ia juga menunjukkan naluri menyerang dengan beberapa gol jarak jauh yang spektakuler.
Tantangan dan Adaptasi di Musim Berikutnya
Setelah musim pertama yang sukses, Casemiro menghadapi tantangan lebih besar. Cedera kecil dan rotasi skuad membuatnya sempat absen, tapi ia tetap menjadi pilihan utama saat fit. Pada 2024, ia berperan penting dalam perjalanan United ke final FA Cup, yang berhasil dimenangkan. Gol-golnya di kompetisi itu, termasuk kontribusi di semifinal, menegaskan statusnya sebagai pemain clutch. Namun, di Premier League, performa tim secara keseluruhan naik-turun, dan Casemiro kadang dikritik karena kecepatannya yang mulai menurun seiring usia. Meski begitu, statistik menunjukkan ia tetap dominan dalam duel udara, tekel, dan intersepsi. Ia juga mencapai final Europa League pada 2025, meski tim kalah, tapi penampilannya di turnamen itu tetap solid.
Performa Terkini dan Keputusan Perpisahan
Memasuki musim 2025/26, Casemiro yang kini berusia 33 tahun masih menjadi andalan di lini tengah. Hingga pertengahan musim, ia telah tampil di sekitar 20 pertandingan Premier League, mencetak 4 gol dan memberikan 1 assist, dengan rating rata-rata di atas 7.0. Kontribusinya tetap krusial, terutama dalam merebut bola dan membangun serangan dari belakang. Namun, usia dan kebutuhan tim untuk meregenerasi skuad membuat klub memutuskan tidak memperpanjang kontraknya, yang berakhir Juni 2026. Pengumuman ini datang pada Januari 2026, memberikan waktu bagi Casemiro untuk fokus tampil maksimal di sisa musim. Ia menyatakan akan membawa Manchester United selamanya dalam hatinya, menunjukkan ikatan emosional yang kuat dengan klub dan fans.
Kesimpulan
Perjalanan Casemiro di Manchester United adalah cerita tentang kepemimpinan, ketangguhan, dan kontribusi nyata. Dari gelandang bertahan elit yang langsung menjuarai trofi di musim pertama, hingga veteran yang masih memberikan dampak di usia 33 tahun, ia telah meninggalkan jejak mendalam. Dengan dua trofi domestik (Carabao Cup dan FA Cup) serta penampilan konsisten di berbagai kompetisi, Casemiro membuktikan bahwa transfernya bukan sekadar nama besar, melainkan investasi yang membuahkan hasil. Saat ia bersiap meninggalkan Old Trafford di akhir musim, fans akan mengenangnya sebagai pemain yang selalu bertarung habis-habisan dan memberikan segalanya untuk jersey merah. Kariernya di United mungkin berakhir, tapi warisannya akan terus dikenang sebagai bagian dari era transisi klub menuju kejayaan baru.